Teman.
Seperti minum teh.
Bisa membuat rasa tidak enak menjadi lebih enak.
Bisa membuat semangat.
Bisa sebagai pelepas dahaga.
Bisa juga sebagai obat dikala sakit.
Pokoknya teh banyak sekali manfaatnya.
Tapi ada yang beberapa teori yang menyatakan bahwa, teh juga kurang baik bagi tubuh jika di konsumsi terlalu berlebihan.
Atau apa enaknya teh kalo tidak di olah dengan baik dan benar. Bayangkan saja, kalo kita petik teh dan langsung di seduh dengan air panas.
Seperti minum teh.
Bisa membuat rasa tidak enak menjadi lebih enak.
Bisa membuat semangat.
Bisa sebagai pelepas dahaga.
Bisa juga sebagai obat dikala sakit.
Pokoknya teh banyak sekali manfaatnya.
Tapi ada yang beberapa teori yang menyatakan bahwa, teh juga kurang baik bagi tubuh jika di konsumsi terlalu berlebihan.
Atau apa enaknya teh kalo tidak di olah dengan baik dan benar. Bayangkan saja, kalo kita petik teh dan langsung di seduh dengan air panas.
Pasti rasanya aneh.
Seperti juga dengan teman.
Teman bisa membuat rasa yang tidak enak menjadi enak karena kebersamaan dan kesamaan.
Bisa jadi pembuat semangat dikala semangat tidak lagi bersahabat dengan kita.
Bisa jadi pelepas dahaga jika kita sedang “haus” perhatian misalnya.
Teman bisa berdiri di 4 arah mata angin.
Di samping kita untuk selalu memberi bahunya jika kita ingin bersandar.
Di depan kita jika kita sedang dalam kesulitan dan tidak dapat menghadapi kesulitan hidup seorang diri .
Atau dibelakang kita untuk menjaga kita.
Tapi, ada kenyataan yang harus dan sering kita temui, bahwa ada teman seperti teh yang tidak di olah dengan baik.
Apakah itu salah ? Tidak.
Karena manusia beragam warna dan bentuk.
Pepatah lama bilang, “Rambut sama hitam, hati orang siapa tahu”
Ada beberapa teman yang kita temui dan tidak bisa nyambung apapun ceritanya.
Seperti juga dengan teman.
Teman bisa membuat rasa yang tidak enak menjadi enak karena kebersamaan dan kesamaan.
Bisa jadi pembuat semangat dikala semangat tidak lagi bersahabat dengan kita.
Bisa jadi pelepas dahaga jika kita sedang “haus” perhatian misalnya.
Teman bisa berdiri di 4 arah mata angin.
Di samping kita untuk selalu memberi bahunya jika kita ingin bersandar.
Di depan kita jika kita sedang dalam kesulitan dan tidak dapat menghadapi kesulitan hidup seorang diri .
Atau dibelakang kita untuk menjaga kita.
Tapi, ada kenyataan yang harus dan sering kita temui, bahwa ada teman seperti teh yang tidak di olah dengan baik.
Apakah itu salah ? Tidak.
Karena manusia beragam warna dan bentuk.
Pepatah lama bilang, “Rambut sama hitam, hati orang siapa tahu”
Ada beberapa teman yang kita temui dan tidak bisa nyambung apapun ceritanya.
Ada juga yang baru satu kali ketemu dan bertukar pikiran, kita merasa sudah mengenalnya seumur hidup kita.
Yang biasa sekarang disebut dalam bahasa keren “I knew you before I know you”
Wow !!!
Wow !!!
Kebayang ga asiknya bisa ketemu orang kayak gitu.
Banyak orang bilang, mungkin itu yang namanya soul mate.
Itu yang namanya sahabat.
Mungkin benar mungkin juga salah.
Banyak sekali dalam hidup ini yang kita rasa benar ternyata salah.
Yang kita pikir baik, ternyata buruk.
Yang kita lihat bagus ternyata setelah ditela’ah kembali, ternyata jelek.
Dalam berteman, bersahabat, kita harus pasang mata telinga.
Dengarkan kata hati kita yang palaing dalam.
Banyak orang bilang, mungkin itu yang namanya soul mate.
Itu yang namanya sahabat.
Mungkin benar mungkin juga salah.
Banyak sekali dalam hidup ini yang kita rasa benar ternyata salah.
Yang kita pikir baik, ternyata buruk.
Yang kita lihat bagus ternyata setelah ditela’ah kembali, ternyata jelek.
Dalam berteman, bersahabat, kita harus pasang mata telinga.
Dengarkan kata hati kita yang palaing dalam.
Hati kecil kita tidak akan pernah berbohong kepada kita.
Hati kecil kita akan selalu dan selalu berbisik, memberi kita jalan kepada setiap langkah yang akan kita buat.
Hanya saja, namanya juga hati kecil, pasti ‘bicara”nya juga pelan banget !
Hati kecil kita akan selalu dan selalu berbisik, memberi kita jalan kepada setiap langkah yang akan kita buat.
Hanya saja, namanya juga hati kecil, pasti ‘bicara”nya juga pelan banget !
Asahlah pendengaran kita untuk mendengar apa yang dikatakan si kata hati ini.
Mungkin kita akan menjadi orang yang cukup sensitive pada akhirnya.
Mungkin kita akan menjadi orang yang cukup sensitive pada akhirnya.
Well… Selama sensitifitas itu di pakai pada tempatnya, asik bangett !!!
Ini bukan tulisan baru gue... Ini gue tulis kira-kira tahun yang lalu...
Ini bukan tulisan baru gue... Ini gue tulis kira-kira tahun yang lalu...
Sekarang gue lagi ga semangat untuk cerita....
Padahal ide dan pengalaman yang ada di kepala gue buuuuuaaaaanyak banget berebutan pengen keluar kayak suasana tangga darurat pas lagi gempa 6.3 scala richter.
Tapi... sayangnya si Ide cuma sendirian dateng mengunjungi gue...
Dia lupa ngajak semangat untuk ikut meramaikan suasana hati yang lagi sepi...
Gila !!!!
Dangdut banget bahasa gue.. ( Maap ya... ga ngecilin artinya "bahasa dangdut" loh...)
Jadi baca aja deh tulisan gue.... Semoga ada manfaatnya buat elo....
Jadi baca aja deh tulisan gue.... Semoga ada manfaatnya buat elo....
No comments:
Post a Comment